Penutupan kegiatan workshop di MIN 1 Manado dilaksanakan sebagai penanda akhir dari rangkaian kegiatan pengembangan kapasitas guru yang telah berlangsung selama beberapa hari. Workshop ini mengangkat tema besar “Refleksi Kolektif untuk Pendidik yang Berpihak pada Peserta Didik”, yang tidak hanya menjadi fokus diskusi selama kegiatan, tetapi juga menjadi semangat perubahan yang ingin diwujudkan dalam lingkungan pembelajaran madrasah.

Workshop ini bertujuan untuk mengajak seluruh pendidik merefleksikan kembali praktik mengajar yang selama ini dijalankan, serta mendorong transformasi pendekatan pembelajaran yang lebih berpihak kepada kebutuhan, potensi, dan karakteristik peserta didik. Melalui berbagai sesi, seperti pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik penyusunan perangkat ajar, serta forum reflektif, para guru diajak untuk menyadari pentingnya kehadiran guru sebagai fasilitator yang empatik, adaptif, dan responsif terhadap dinamika pembelajaran di kelas.

Dalam sambutan penutupnya, bapak Kasi Pendis “Usran Mantow, S.Ag” menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemateri, fasilitator, dan peserta yang telah aktif berpartisipasi dari awal hingga akhir kegiatan. Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan dari hasil workshop ini agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dilanjutkan dengan praktik nyata di ruang-ruang kelas. Harapannya, seluruh pendidik dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat keberpihakan kepada peserta didik, baik dalam metode pengajaran, cara berinteraksi, maupun dalam menyusun kebijakan madrasah.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat dan cendramata kepada pemateri, penyampaian kesan dan pesan oleh perwakilan guru, serta doa penutup yang menandai selesainya kegiatan secara resmi. Nuansa kekeluargaan, semangat kolaborasi, dan tekad untuk terus belajar bersama terasa kental dalam momentum ini.

Dengan berakhirnya workshop ini, MIN 1 Manado berharap dapat melanjutkan langkah-langkah perbaikan pendidikan secara berkelanjutan, dengan komitmen menjadikan peserta didik sebagai pusat dari setiap proses dan kebijakan pendidikan.